11.8 C
London
Kamis, Maret 12, 2026
BerandaPolres MalangOperasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Polres Malang Siagakan Ratusan Personel Amankan Mudik

Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Polres Malang Siagakan Ratusan Personel Amankan Mudik

Date:

spot_imgspot_img

MALANG – Polres Malang menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (12/3/2026). Apel ini menandai kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin langsung Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi dan diikuti personel TNI, Polres Malang, Pemkab Malang, serta para relawan. Operasi Ketupat Semeru 2026 akan digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana sebelum operasi dimulai.

“Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” kata AKBP Taat, Kamis (12/3/2026).

Ia menegaskan operasi tersebut bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

“Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, Polres Malang mengerahkan sebanyak 225 personel. Ratusan personel tersebut nantinya melaksanakan berbagai kegiatan pengamanan, mulai dari peningkatan patroli, pengaturan lalu lintas, penegakan hukum hingga pelayanan kepada masyarakat.

Pengamanan juga difokuskan pada sejumlah lokasi strategis seperti tempat ibadah, jalur mudik dan balik, pusat perbelanjaan, objek wisata, permukiman warga, terminal, stasiun, SPBU, perbankan hingga titik rawan kemacetan dan kriminalitas.

Selain itu, potensi gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian dalam operasi tersebut, seperti meningkatnya mobilitas masyarakat, rumah kosong saat mudik, hingga kerawanan kejahatan konvensional.

“Kita harus mengantisipasi potensi kerawanan seperti meningkatnya mobilitas masyarakat, kepadatan lalu lintas hingga potensi kriminalitas, termasuk pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemudik,” ungkap Taat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas seluruh pihak agar pelaksanaan pengamanan Lebaran berjalan optimal.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya. (u-hmsresma)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita terbaru

spot_img