Kapolsek Gondanglegi Jalin Kedekatan Dengan Keluarga Korban Kanjuruhan Desa Bulupitu POLRES MALANG – Kapolsek Gondanglegi Kompol Nyoto Gelar melaksanakan kegiatan silaturahmi guna membangun kedekatan dengan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Desa Bulupitu Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, Rabu (31/07/2024). Pada kesempatan kali ini, Kapolsek Gondanglegi beserta anggota berkunjung ke rumah Bapak Aji Suryadi (Ayah dari Korban MD Tragedi Kanjuruhan an. Ahmad Reihan Akbar). “Kami hadir disini untuk bersilaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan dan kami menyampaikan permohonan maaf apabila belum rutin dalam silaturahmi dan mohon maaf dari keterbatasan-keterbatasan yang lainnya,” ucap Kapolsek. Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyampaikan rasa empati dan mendukung kepedulian terhadap Keluarga Korban Kanjuruhan yang ingin menjadikan gate 13 menjadi monumen. Kapolsek Gondanglegi juga memberikan penjelasan bahwa kabar yang beredar terkait pembongkaran gate 13 bukanlah untuk dihilangkan, namun untuk penguatan pondasi. Menanggapi hal tersebut, bapak Aji Suryadi (Ayah dari Korban MD Tragedi Kanjuruhan an. Ahmad Reihan Akbar) mengungkapkan bahwa dirinya menyatakan tidak percaya, karena beberapa waktu lalu dirinya sendiri hadir secara langsung pada saat doa bersama dino geblak Sabtu Kliwon tanggal 27 Juli 2024. “Berikutnya kami hanya akan fokus pada selamatan tahun ke dua (2) dan harapan kami agar apa yang sudah disepakati di pertemuan- pertemuan sebelumnya tidak diingkari,” ucap Aji. (HmsGondanglegi)POLRES MALANG – Kapolsek Gondanglegi Kompol Nyoto Gelar melaksanakan kegiatan silaturahmi guna membangun kedekatan dengan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Desa Bulupitu Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, Rabu (31/07/2024).
Pada kesempatan kali ini, Kapolsek Gondanglegi beserta anggota berkunjung ke rumah Bapak Aji Suryadi (Ayah dari Korban MD Tragedi Kanjuruhan an. Ahmad Reihan Akbar).
“Kami hadir disini untuk bersilaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan dan kami menyampaikan permohonan maaf apabila belum rutin dalam silaturahmi dan mohon maaf dari keterbatasan-keterbatasan yang lainnya,” ucap Kapolsek.
Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyampaikan rasa empati dan mendukung kepedulian terhadap Keluarga Korban Kanjuruhan yang ingin menjadikan gate 13 menjadi monumen.
Kapolsek Gondanglegi juga memberikan penjelasan bahwa kabar yang beredar terkait pembongkaran gate 13 bukanlah untuk dihilangkan, namun untuk penguatan pondasi.
Menanggapi hal tersebut, bapak Aji Suryadi (Ayah dari Korban MD Tragedi Kanjuruhan an. Ahmad Reihan Akbar) mengungkapkan bahwa dirinya menyatakan tidak percaya, karena beberapa waktu lalu dirinya sendiri hadir secara langsung pada saat doa bersama dino geblak Sabtu Kliwon tanggal 27 Juli 2024.
“Berikutnya kami hanya akan fokus pada selamatan tahun ke dua (2) dan harapan kami agar apa yang sudah disepakati di pertemuan- pertemuan sebelumnya tidak diingkari,” ucap Aji. (HmsGondanglegi)


