BerandaDampitPolisi Bongkar dan Bakar Sarana Diduga Arena Judi Sabung Ayam di Singosari

Polisi Bongkar dan Bakar Sarana Diduga Arena Judi Sabung Ayam di Singosari

MALANG – Polres Malang menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan keberadaan arena perjudian sabung ayam di Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Polisi mendatangi lokasi dan membongkar serta membakar sarana yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian tersebut.

Penertiban dilakukan personel Polsek Singosari pada Selasa (21/7/2026) malam. Petugas mendatangi lokasi yang berada di tengah perkebunan dan berjarak sekitar 2 kilometer dari jalan raya.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan kembali beroperasinya arena sabung ayam di kawasan tersebut.

“Petugas langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi lokasi untuk memastikan kebenarannya,” kata Budiono, Rabu (22/7/2026).

Saat petugas tiba, lanjut Budiono, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian maupun orang yang sedang melakukan sabung ayam. Namun, di lokasi masih ditemukan sejumlah sarana yang diduga digunakan untuk kegiatan tersebut.

“Di lokasi tidak ditemukan aktivitas perjudian. Petugas hanya menemukan sarana yang diduga digunakan untuk sabung ayam. Sarana tersebut kemudian dibongkar dan dimusnahkan dengan cara dibakar,” ujarnya.

Budiono menjelaskan, lokasi yang berada di tengah kebun dan hanya dapat diakses menggunakan sepeda motor menjadi salah satu tantangan petugas dalam melakukan pengecekan.

Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas perjudian serta segera melaporkan apabila menemukan adanya kegiatan serupa.

“Polres Malang terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui pihak yang diduga sebagai penyelenggara atau pengelola sarana tersebut. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya perjudian melalui Call Center 110,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah pembongkaran dan pemusnahan sarana tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah lokasi kembali digunakan untuk aktivitas perjudian. Polisi memastikan penanganan terhadap dugaan perjudian akan terus dilakukan sesuai dengan informasi dan laporan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkas Budiono. (u-hmsresma)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments