Malang – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan medis, Puskesmas Pamotan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Rabu (22/7/2026) siang melaksanakan kegiatan Refresh Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan RSUD Kanjuruhan Kepanjen dan diikuti oleh seluruh pegawai Puskesmas Pamotan.
Kegiatan refresh BHD ini menghadirkan narasumber dr.Rifgi Hadyan koordinator ugd dan PSC 119 RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar Bantuan Hidup Dasar, penanganan henti napas dan henti jantung, teknik resusitasi jantung paru (RJP), serta simulasi praktik BHD sesuai dengan standar dan pedoman pelayanan kesehatan terkini.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan simulasi untuk memperkuat keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pegawai memiliki pengetahuan dan keterampilan yang seragam serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat.
Melalui kegiatan refresh BHD ini, Plt Puskesmas Pamotan Siswoko Skep.Ns.,berharap Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) serta Ambulan Public Safety Center (PSC) 119 milik puskesmas pamotan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan tim medis dalam merespons kondisi kegawatdaruratan pra-fasilitas kesehatan.
“Tujuan utama dari PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) adalah untuk menyelamatkan nyawa korban, mencegah kondisi korban menjadi lebih parah (mencegah cacat atau kematian), dan memberikan rasa nyaman. Tindakan ini bersifat sementara untuk menstabilkan kondisi penderita sampai bantuan medis profesional tiba di lokasi,”tutur Siswoko.
