MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jawa Timur, terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan arus lalu lintas pada masa arus balik Lebaran 2025. Hingga Jumat (4/4/2025) pukul 15.00 WIB, situasi lalu lintas di sejumlah jalur utama Kabupaten Malang terpantau lancar, baik dari arah Kota Batu maupun Kota Malang.
Data yang dihimpun dari Posko Operasi Ketupat Semeru 2025 mencatat, total kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang melalui gerbang tol Singosari, Lawang, dan Pakis, hingga pukul 15.30 WIB, mencapai 11.190 unit. Sementara itu, kendaraan yang keluar dari Kabupaten Malang tercatat sebanyak 11.319 unit.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa personel gabungan disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mendukung kelancaran arus balik serta menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Hingga sore ini, arus lalu lintas terpantau normal dan lancar. Tidak ada hambatan signifikan di jalur utama. Data menunjukkan distribusi kendaraan yang seimbang antara yang masuk dan keluar Malang. Ini hasil kerja keras tim di lapangan,” ujar AKP Bambang.
Dari total kendaraan masuk, tercatat di Gerbang Tol Singosari sebanyak 7.537 unit, Gerbang Tol Lawang 1.987 unit, dan Gerbang Tol Pakis 1.666 unit. Sementara kendaraan yang keluar Kabupaten Malang tercatat melalui Singosari sebanyak 7.893 unit, Lawang 1.650 unit, dan Pakis 1.776 unit.
AKP Bambang menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memperkuat pengamanan di lokasi strategis, termasuk area wisata, terminal, dan pusat keramaian.
“Kami tempatkan personel di seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. Ini bagian dari komitmen Polri untuk memberikan rasa aman selama masa arus balik. Kami juga koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan respons cepat jika terjadi situasi darurat,” tambahnya.
Polres Malang mengimbau kepada pengendara yang hendak kembali ke tempat asal agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan memanfaatkan layanan kepolisian yang tersedia di sepanjang jalur mudik dan balik.
Situasi arus lalu lintas di Kabupaten Malang masih akan terus dipantau hingga puncak arus balik diperkirakan berakhir akhir pekan ini. Pihak kepolisian tetap mengantisipasi potensi peningkatan volume kendaraan, terutama di jalur-jalur wisata dan perlintasan antar kota/kabupaten.
“Kami siap melayani masyarakat 24 jam di seluruh titik pos. Jika ada kebutuhan medis, informasi jalur, atau kendala teknis, silakan mendatangi petugas kami. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami dalam Operasi Ketupat Semeru 2025 ini,” tegas AKP Bambang. (u-hmsrsma)