Malang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama istri yang juga menjabat Ketua PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah menghadiri acara Silahturahmi Hafidhoh Muslimat NU Kabupaten Malang, di Masjid Baiturohim, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (20/9) siang. Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Abah Sanusi, sapaan akrab Bupati Malang yang hadir didampingi Camat Dampit, Abai Saleh menyambut baik dan memiliki harapan pelaksanaan kegiatan ini akan menambah semangat bagi Muslimat NU untuk semakin maju dan berkembang sebagai sebuah organisasi yang turut memberikan kontribusi positif.
”Selain untuk mempererat jalinan silaturahmi keluarga besar Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang, juga menjadi wujud nyata komitmen Muslimat NU untuk terus bergerak dinamis mengikuti laju perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Malang saya memberikan apresiasi tinggi, diiringi doa dan harapan semoga pelaksanaan kegiatan ini akan menambah semangat bagi Muslimat NU untuk semakin maju dan berkembang sebagai sebuah organisasi yang turut memberikan kontribusi positif dalam upaya untuk mewujudkan masyarakat, bangsa dan negara yang Baldatun Thoyibatun Warobbun Goffur. Aamiin,” tegas Bupati Malang.
Abah Sanusi menyebut kegiatan seperti ini bukan sekadar pertemuan.
Ini adalah ikhtiar untuk memperkuat hubungan antarsesama, merawat nilai-nilai Al-Quran, sekaligus membangun kekuatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, Beliau menyampaikan beberapa pesan diantaranya: jadikan Al-Quran sebagai pedoman yang hidup dalam keseharian.
Selain mempelajari dan memahami Al-Qur’an, yang menjadi penting saat ini adalah bagaimana nilai-nilai Al-Quran dapat diaktualisasikan agar tercermin dalam akhlak, sikap, keluarga, dan kehidupan bermasyarakat. Ilmu yang dimiliki akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam keteladanan; dan Rawat silaturahmi dan kuatkan ukhuwah.
”Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, perbedaan adalah sesuatu yang wajar. Yang harus kita jaga adalah persaudaraan.
Muslimat NU memiliki kekuatan besar untuk menjadi perekat masyarakat, membangun komunikasi yang santun, serta menghadirkan suasana yang teduh dan penuh kasih; Perkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Perempuan bukan hanya penjaga ketahanan keluarga, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pendidikan, sosial, ekonomi, dan pembangunan.
Perempuan yang berilmu dan berakhlak akan melahirkan keluarga yang kuat dan masyarakat yang lebih baik; Jadikan organisasi sebagai ruang untuk memberikan manfaat. Muslimat NU harus terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat,” pesannya.
Dalam sambutannya, Bupati Malang juga menambahkan, penguatan pendidikan keagamaan, kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi, kesehatan keluarga, hingga pendampingan generasi muda merupakan ruang pengabdian yang sangat luas; Bangun sinergi dengan pemerintah untuk kemaslahatan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Malang tidak dapat bekerja sendiri. Pemkab Malang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk Muslimat NU. Mari membangun kolaborasi yang konstruktif agar pembangunan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga membentuk masyarakat yang religius, berkarakter, mandiri, dan sejahtera.
‘”Mari kita jadikan silaturahmi ini sebagai energi untuk terus bergerak bersama. Semoga para Hafidhoh senantiasa menjadi penjaga nilai-nilai Al-Quran, teladan bagi keluarga, dan sumber inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Malang. Akhirnya, atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan selamat mengikuti kegiatan silaturahmi. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan, mempererat ukhuwah, dan menjadikan setiap langkah pengabdian kita sebagai amal jariyah. Aamiin,” harapnya.
