8.6 C
London
Sabtu, Januari 31, 2026
BerandaPolres MalangKapolres Malang Buka Pelatihan Pelatih Voli 2026, Targetkan Prestasi Naik di 2026

Kapolres Malang Buka Pelatihan Pelatih Voli 2026, Targetkan Prestasi Naik di 2026

Date:

spot_imgspot_img

MALANG – Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi membuka Pelatihan Pelatih Bola Voli Tingkat Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Malang. Kegiatan pembukaan digelar di Universitas Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026).

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi yang juga menjabat Ketua Umum PBVSI Kabupaten Malang mengatakan, peningkatan kualitas pelatih menjadi kunci dalam membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan.

“Pelatihan ini kami harapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan insan olahraga di Kabupaten Malang, sehingga prestasi bola voli bisa semakin baik,” ujar AKBP Muhammad Taat Resdi, Sabtu (31/1).

Ia menyebut, PBVSI Kabupaten Malang juga menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Kepanjen melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya bola voli.

“Kami menandatangani MoU dengan Universitas Kepanjen dalam rangka pengembangan SDM, meliputi pendidikan, pembinaan, pelatihan, penelitian, kompetisi, pengabdian kepada masyarakat, hingga penerimaan mahasiswa yang memiliki bakat olahraga voli,” tambahnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kapolres Malang bersama Ketua Harian PBVSI Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast, yang menegaskan Jawa Timur selama ini menjadi salah satu daerah pemasok atlet nasional terbanyak di cabang bola voli.

Pelatihan diikuti 66 peserta dari Malang Raya, serta beberapa pelatih dari Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah.

Selama lima hari, mulai 31 Januari hingga 4 Februari 2026, para peserta akan mendapatkan materi teori di Kampus Universitas Kepanjen serta praktik di Metro Futsal Talangagung dan Stadion Kanjuruhan.

AKBP Muhammad Taat Resdi berharap, kegiatan ini menjadi awal pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Kabupaten Malang.

“Kami ingin pelatih-pelatih di daerah memiliki kompetensi yang semakin baik, bukan hanya secara teknis, tetapi juga dalam membentuk karakter dan disiplin atlet,” pungkasnya. (u-hmsresma)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita terbaru

spot_img