3.8 C
London
Rabu, Januari 28, 2026
BerandaPolres MalangPolres Malang Gencarkan Edukasi Cegah Bullying di Sekolah Lewat Program Presisi

Polres Malang Gencarkan Edukasi Cegah Bullying di Sekolah Lewat Program Presisi

Date:

spot_imgspot_img

MALANG – Polres Malang terus meningkatkan upaya pencegahan bullying dan kenakalan remaja di lingkungan sekolah melalui Program Polres Malang Presisi.

Salah satunya dengan menggelar sosialisasi dan bimbingan penyuluhan (binluh) kepada para pelajar di Kabupaten Malang.

Terbaru, jajaran Polres Malang menggelar sosialisasi pencegahan bullying dan kenakalan remaja di MIS Sunan Giri, Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/1/2026) tersebut diikuti sekitar 90 siswa-siswi kelas 4 hingga 6, serta dihadiri kepala sekolah dan para guru.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pengenalan bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah perundungan sejak dini di lingkungan sekolah.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Polres Malang Presisi yang berfokus pada pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada generasi muda.

“Kami terus meningkatkan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah preventif untuk mencegah bullying sejak dini. Anak-anak perlu dibekali pemahaman agar berani menolak perundungan dan saling menghargai sesama,” ujar AKP Bambang, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, pendekatan edukatif dinilai efektif dalam membangun kesadaran siswa terkait dampak negatif bullying, baik secara psikologis maupun sosial. Selain itu, kehadiran polisi di lingkungan sekolah diharapkan mampu menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai empati, disiplin, dan saling menghormati. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” jelasnya.

AKP Bambang menambahkan, Polres Malang akan terus menggencarkan kegiatan serupa secara berkelanjutan dengan menyasar berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kabupaten Malang.

“Pencegahan bullying tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian agar anak-anak terlindungi dari perilaku perundungan,” pungkasnya. (u-hmsresma)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita terbaru

spot_img