BerandaBudayaCamat Tirtoyudo Hadiri Bersih Desa Tamansatriyan Dukung Pelestarian Budaya Kearifan Lokal

Camat Tirtoyudo Hadiri Bersih Desa Tamansatriyan Dukung Pelestarian Budaya Kearifan Lokal

Malang – Ratusan warga Desa Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang menggelar kirab tumpeng dan kenduri dalam rangka bersih Desa memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1448 H . Kirab ini diikuti oleh Camat Tirtoyudo Nita Dwi Prasetyaningtyas,S.STP.,M.AP.,PJ Kepala Desa Tamansatriyan Ridwan Dewandono Hendarto,SP., beserta Perangkatnya,Babinsa,Bhabinkamtibmas Polsek Tirtoyudo,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan seluruh elemen masyarakat Desa Tamansatriyan.

Bersih Desa Tamansatriyan yang digelar mulai Kamis pagi (25/6/2026) pukul.07.00 WIB tersebut dimaknai masyarakat sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan keimanan, sekaligus memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya Camat Tirtoyudo Nita Dwi Prasetyaningtyas, S.STP., M.AP menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Desa Tamansatriyan dalam menjaga tradisi dan nilai budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu wujud nyata pelestarian budaya berbasis masyarakat yang mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan kirab tumpeng dan kenduri di Punden Mbah Lukisoentono ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan gotong royong antarwarga.”ujarnya.

Suasana kebersamaan tampak saat masyarakat bersama-sama mengikuti doa dan makan bersama dalam prosesi kenduri.

Menurut PJ Kepala Desa Tamansatriyan Ridwan Dewandono Hendarto mengatakan Melalui kegiatan bersih Desa dan kirab tumpeng serta kenduri Memetri Punden Mbah Lukisoentono, diharapkan nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas dan kekayaan budaya masyarakat Desa Tamansatriyan ,”terangnya.

Warga berharap peringatan selamatan bersih Desa tahun baru Islam/Muharram 1448 Hijriah dapat membawa keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Desa Tamansatriyan. Dengan semangat gotong royong yang tetap terpelihara dan nilai-nilai religius yang terus dijaga, masyarakat optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan lingkungan yang harmonis dan sejahtera di masa mendatang.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments