12.2 C
London
Minggu, Juni 16, 2024
BerandaPolres MalangPerangi Narkoba dan Miras, Polres Malang Gelar Lomba Mural di Kampung Anti...

Perangi Narkoba dan Miras, Polres Malang Gelar Lomba Mural di Kampung Anti Narkoba Ardirejo

Date:

spot_imgspot_img

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, menggelar lomba mural yang berlangsung di Kampung Anti Narkoba, Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Lomba ini diikuti dengan antusias oleh pemuda dan karang taruna setempat, yang memadati kampung tersebut dengan warna-warni kreativitas seni mural mereka.

Kasatresnarkoba Polres Malang, AKP Subijanto, menyatakan bahwa lomba mural ini adalah langkah positif dalam upaya mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan miras. Lomba mural ini tidak hanya mengekspresikan seni melalui lukisan di dinding, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif yang sangat penting.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kami untuk menciptakan kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba serta miras,” kata AKP Subijanto di Polres Malang, Selasa (12/9/2023).

Lomba mural ini melibatkan banyak peserta dari kalangan pemuda dan karang taruna di Desa Ardirejo dan sekitarnya. Mereka menggunakan dinding-dinding kampung sebagai kanvas untuk menggambar karya seni mural yang mencerminkan pesan-pesan anti narkoba dan miras.

Dalam prosesnya, mereka juga mendapatkan bimbingan dan panduan dari seniman mural berpengalaman.

Selain memberikan pesan-pesan anti narkoba, mural-mural ini juga mengangkat tema tentang pentingnya hidup sehat dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Kreativitas para peserta sungguh menginspirasi, dan hasil karya mereka menghiasi kampung dengan gambar-gambar yang indah dan penuh makna.

“Kami ingin melibatkan generasi muda dalam upaya pencegahan ini, karena mereka adalah agen perubahan yang kuat dalam membangun masyarakat yang terhindar dari dampak negatif narkoba dan miras.”

Kepolisian berharap, lomba mural ini akan membantu merubah stigma negatif terhadap narkoba dan miras di masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan miras.

Dengan melibatkan pemuda dan karang taruna, diharapkan pesan-pesan positif ini dapat lebih meresap dan menjadi budaya yang berkelanjutan di masyarakat.

“Lomba mural di Kampung Anti Narkoba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman dari bahaya narkoba dan miras,” pungkas Subijanto. (u-hmsresma)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita terbaru

spot_img