Malang – Senyum bahagia sekaligus haru terpancar dari wajah Maulana Andika Putra (15) dan adiknya Muhammad Arka Putra dua orang anak yang sempat putus sekolah lantaran ibunya yang bernama Ika Lufita warga RT 09 Rw 02 Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang mengalami depresi setelah di tinggal menikah lagi oleh suaminya.
Kedua kakak beradik tersebut tampak bahagia menyambut kedatangan Kepala Desa Jambangan Eko Budi Cahyono,ST.,bersama Camat Dampit Abai Saleh,S.Sos.M.M.,pada Jumat (24/7/2026) pagi.
Sambil membawa bantuan sembako 25 kg beras,sepatu, tas serta kebutuhan alat sekolah lainnya, Kepala Desa Jambangan beserta Camat Dampit di sambut penuh haru dan bahagia oleh Ika Lufita ibu kandung Maulana Andika Putra dan Muhammad Arkanu Putra.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Jambangan Eko Budi Santoso menceritakan bahwa Ika Lufita ibu kandung kedua anak tersebut mengalami depresi akibat suaminya yang bekerja di jakarta tidak pernah ada kabar dan menurut informasi,suaminya sudah menikah lagi.
” Sejak ibunya mengalami depresi Maulana dan Arka tidak mau bersekolah lagi ,”terang Eko Budi Cahyono.
“Alhamdulillah setelah kemarin kita rayu bersama pak Camat dampit ,akan di belikan tas dan sepatu baru,akhirnya mereka mau untuk melanjutkan sekolah lagi di SMP Islam Jambangan.”Terangnya.
Camat Dampit juga menyampaikan pesan agar Pemerintah Desa Jambangan dan masyarakat disekitaran rumah Ika Lufita, dapat membantu serta mengawasi keluarga tersebut.
“Kasihan kedua anak ini,ibunya mengalami depresi,dan kedua anaknya masih sangat membutuhkan perhatian,kasih sayang dari keluarga.”Ucap Abai Saleh.
Usai menerima sepatu dan tas baru serta kebutuhan sekolah lainnya Maulana Andika Putra dan adiknya,mengucapkan rasa terima kasih kepada Kepala Desa Jambangan serta Camat dampit.
” Terima kasih Pak Eko,Pak Camat,saya berjanji akan belajar yang rajin,kalau sudah besar saya ingin membantu dan membagiakan ibu saya,”timpalnya.
