MALANG – Sebanyak 700 personel gabungan disiagakan Polres Malang untuk mengamankan pertandingan Arema FC melawan Dewa United FC dalam lanjutan pekan ke-7 BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026).
Pengamanan dilakukan secara terpadu, mulai dari pemeriksaan sebelum bertugas hingga penjagaan di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, personel menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari prosedur pengamanan, termasuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengedepankan pengamanan sepak bola yang humanis, profesional, dan sesuai ketentuan.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengatakan, seluruh personel telah diarahkan untuk menjalankan tugas sesuai penempatan masing-masing, dengan mengutamakan keselamatan penonton dan menjaga situasi tetap kondusif.
“Sebanyak 700 personel gabungan kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan tertib. Kami tekankan kepada seluruh anggota agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur,” ujar Rulian, Minggu (25/10/2026).
Pengamanan melibatkan unsur Polres Malang, Polda Jawa Timur, TNI, Brimob, Pemerintah Kabupaten Malang, serta petugas pengamanan internal.
Personel ditempatkan sesuai kebutuhan di area stadion dan sekitarnya, termasuk untuk membantu pengaturan aktivitas penonton serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Rulian menegaskan, personel yang bertugas dalam pengamanan pertandingan sepak bola tidak membawa senjata api. Pemeriksaan sebelum pelaksanaan pengamanan dilakukan untuk memastikan ketentuan tersebut dipatuhi seluruh anggota yang terlibat.
“Dalam pengamanan pertandingan sepak bola, personel tidak dibekali senjata api. Kami ingin memastikan pengamanan berjalan dengan pendekatan yang terukur dan humanis, sehingga suporter dapat menyaksikan pertandingan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Selain kesiapan personel, koordinasi dengan panitia pelaksana dan unsur pengamanan internal juga menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran pertandingan.
Pengawasan dilakukan dengan memperhatikan situasi di lapangan dan mengantisipasi potensi kerawanan, baik sebelum pertandingan, saat laga berlangsung, maupun setelah pertandingan berakhir.
Kapolres juga mengajak Aremania dan seluruh suporter yang hadir untuk ikut menjaga ketertiban, mematuhi aturan stadion, serta mengikuti arahan petugas.
“Kami mengimbau seluruh suporter untuk tetap tertib, menjunjung sportivitas, dan tidak mudah terprovokasi. Mari bersama-sama menjaga Stadion Kanjuruhan tetap aman agar pertandingan sepak bola menjadi hiburan yang nyaman bagi semua,” pungkasnya. (u-hmsresma)
